Jumat, 05 September 2014

11 Industri Ini Belum Siap Hadapi MEA

11 Industri Ini Belum Siap Hadapi MEA (Ilustrasi: Reuters)11 Industri Ini Belum Siap Hadapi MEA (Ilustrasi: Reuters) JAKARTA - Indonesia akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, namun dari 12 jenis industri yang akan bersaing di MEA, 11 jenis industri di antaranya belum mengharmonisasikan standar produknya dengan negara lain. Hanya barang elektronik yang sudah siap.

Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN) Bambang Prasettya mengatakan, industri seperti baja,plastik, makanan, tekstil, farmasi dan otomotif dan yang lainnya belum melakukan Harmonisasi standarisasi mutu produk dengan industri di negara lain.  Padahal Harmonisasi inilah yang dapat memastikan produk Indonesia bisa diterima di luar negeri pada era pasar bebas Asean tersebut.

‎"Industri dalam negeri belum sepenuhnya siap untuk menghadapi era pasar bebas ASEAN. Indikasinya dari 12 jenis kelompok industri baru kelompok elektrikal yang sudah melakukan harmonisasi dengan industri di luar negeri," jelasnya disela penjelasan Indonesia Quality Expo 2014 yang akan digelar 12-14 November 2014, Jumat (5/9).

Menurut Bambang, harmonisasi produk menjadi sebuah keharusan agar produk lokal bisa diterima di Negara-negara lain. Harmonisasi juga berarti bahwa produk sudah sesuai dengan standar yang berlaku di antara Negara-negara Asean.

Karena itu semestinya, 11 kelompok industri lainnya harus segera mempersiapkan diri. Asosiasi masing-masing kelompok  industri sudah saatnya lebih pro aktif untuk segera mengharmonisasikan produknya. Sehingga pada saat MEA berlaku awal 2015, Indonesia tidak dijajah dengan produk-produk asing.

Senada juga dikatakan Budi Rahardjo, Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Humas BSN. Ia mengingatkan bahwa pasar domestik menjadi bagian dari pasar global.

"Maka itu semestinya standar yang berlaku di pasar global juga harus diadopsi oleh pasar domestik," jelasnya.

Tanpa harmonisasi mutu dan kualitas dipastikan bahwa produk lokal akan ditinggalkan oleh konsumen baik konsumen domestik maupun konsumen luar negeri.

"Harus diingat bahwa pada era pasar bebas ASEAN, segala macam produk bersaing ketat termasuk soal harga. Bisa saja harga produk asing untuk produk yang setara lebih murah dibanding lokal," tambahnya.

Untuk memacu kesiapan industri lokal menghadapi MEA 2015, BSN sendiri akan menggelar Indonesia Quality Expo. Ajang ini akan menjadi momen berharga bagi industri lokal untuk mempromosikan diri terkait mutu dan kualitasnya. (Neneng Zubaidah/Koran SI/rzk)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.
http://economy.okezone.com/read/2014/09/05/320/1034756/11-industri-ini-belum-siap-hadapi-mea
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger