Sabtu, 23 Agustus 2014

ISIS Jadi Bahasan Jelang Muktamar PKB

Minggu, 24 Agustus 2014 05:05 wib | Nurul Arifin - Okezone

ISIS Jadi Bahasan Jelang Muktamar PKBISIS Jadi Bahasan Jelang Muktamar PKB (ilustrasi Okezone) SURABAYA- Isu penyebaran paham Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Indonesia menjadi bahasan di Bahtsul Masail Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) jelang pelaksanaan Muktamar pada 31 Agustus mendatang. Mereka juga membahas sejumlah organisasi-organisasi yang berkembang dan mengancam keutuhan NKRI.

Peserta Bahtsul Masail Kebangsaan, KH Muhammad Ali Romzi utusan dari Ponpes Darul Ulum, Selo Tumpuk, Kecamatan  Wlingi, Kabupaten Blitar mengatakan, salah satu poin pembahasan ini adalah menolak dan mengharapkan tindakkan tegas kepada pemerintah terkait organisasi dan ormas-ormas radikal yang mengancam keutuhan NKRI.

"Ini menjadi poin pertama dalam Bahsul Masail ini. Hasilnya, peserta menyetujui," kata pria yang akrab disapa Gus  Romzi kepada Okezone di lokasi Bahtsul Masail, Jalan Mas Mansyur, Surabaya, Sabtu (23/8/2014).

Ia menjelaskan, yang menjadi dasar Bahtsul Masail terkait ISIS ini adalah berdasarkan kitab Sarah Muslim karya Imam Nawawi. Dalam kitab tersebut disebutkan tidak benar yang mengatakan  bahwa pembentukkan sebuah negara adalah Daulah Islamiyah.
 
"Yang terpenting adalah bagaimana syariat-syariat itu ditegakkan dalam sebuah negara. Dan Nabi sendiri tidak mewajibkan berdirinya sebuah negara Islam," jelasnya.

Ia menambahkan,  dalam kita Fiqih Islamiyah karya Syekh Wahbah Az Zuhaimi mengatakan persoalan pemimpin hanya beda penyebutan lafadz saja. Kekholifahan pun tidak harus dimunculkan.

"Hasil Bahtsul Masail ini akan diberikan rekomendasi dalam Muktamar PKB sehingga menjadi kebijakkan Partai," sambungnya.

Dalam Bahtsul Masail ini juga muncul rekomendasi kepada PKB untuk bekerja sama dengan NU dan Pesantren untuk melakukan sosialisasi terkait bahayanya ormas-ormas radikal yang mengancam NKRI.
 
"Peserta Bahtsul Masail ini merekomendasikan agar agar PKB mensosialisasikannya ke warga Nahdliyyin, bahwa ormas-ormas radikal tidak sesuai dengan syariat," pungkasnya.

Bathsul Masail Jelang Muktamar ini dihadiri 60 Ponpes Se-Jawa Timur. Acara ini digelar selama 1 hari yang terbagi dua waktu kegiatan.(fid) (ahm)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.
http://news.okezone.com/read/2014/08/24/337/1028948/isis-jadi-bahasan-jelang-muktamar-pkb
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger